Perjalanan Diaspora Indonesia
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi
Sejak berkumpulnya pada tahun 2012 di Los Angeles, Indonesian Diaspora Network terus mengemban misi untuk menjadi wadah yang menyatukan suara, aspirasi, dan kontribusi diaspora Indonesia di seluruh dunia.
Pada periode 2012–2015, fokus utama kita adalah mengumpulkan dan mengkonsolidasi diaspora Indonesia di seluruh dunia, dengan menegaskan identitas bersama: Siapa kita sebagai Diaspora Indonesia.
Selanjutnya, pada 2015–2017, langkah berkembang menjadi memetakan kekuatan: What can we do? — dengan berkembangnya program gugus kerja sebagai bagian dari Diaspora Network dan melihat potensi kolektif yang dapat kita hadirkan bagi tanah air maupun komunitas global.
Perjalanan ini sempat mengalami jeda panjang hingga 2024 akibat pandemi global. Namun demikian, roda kerja tidak pernah benar-benar berhenti. Gugus-gugus kerja IDN-U tetap berjalan, menggarap isu-isu mendasar dan strategis seperti imigrasi, kewarganegaraan, kesehatan global, UMKM, pendidikan, teknologi, advokasi diaspora-to-diaspora, hingga liveable cities.
Dedikasi tapemimpin dari para direktur di berbagai gugus kerja inilah yang menjadikan denyut organisasi tetap hidup dan relevan.
Kini, Indonesian Diaspora Network United kembali dipersatukan dalam Diaspora Global Summit 2025.
Momen ini lebih dari sekadar reuni; ia adalah showcasing hasil kerja gugus tugas diaspora sepanjang 12 tahun, diakhiri dengan penyatuan langkah ke masa depan.
Edward Wanandi
Chairman of the Board IDN-United and IDBC
Diaspora kali ini hadir untuk menjawab kebutuhan Indonesia akan global talents, yang menjadi salah satu kunci menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Paduan antara misi IDN-United dan kerja keras konsisten para penggeraknya menjadi fondasi kuat bagi kolaborasi strategis ini. Percaya, diaspora Indonesia tidak hanya sebagai jembatan lintas negara, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam membangun daya saing bangsa di kancah internasional.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, IDN-United siap memainkan peran penting dalam menghadirkan talenta global yang kembali pulang, berkontribusi nyata bagi negeri, dan mewujudkan cita-cita besar Indonesia di usia seabad nanti, 2045.